laki laki dan perempuan. Dalam hal ini Fitrah identik dengan Sunnah atau Ad- Dien. yang bersesuaian dengan ajaran islam, karena itu khitan dalam khazanah bahasa Indonesia Waktu WAJIB, yakni saat seorang anak telah mencapai umur BALIGH. Waktu Sunnah, Yakni saat anak belum mencapai umur baligh. Waktu Ikhtiyar, yakni saat bayi umur 7 (tujuh Lakilaki mana pun pasti tergoda ketika melihat wanita lewat di hadapannya dan sudah jauh 50 meter masih tercium wewangiannya. Kebiasaan wanita yang keluar rumah dengan wewangian seperti ini amatlah berbahaya. Karena penampilan semacam ini dapat menggoda para pria, sewaktu-waktu pun mereka bisa menakali si wanita. Namun banyak wanita muslimah yang tidak menyadari hal ini meskipun [] DanDia telah memberikan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, manusia itu sangat zhalim dan sangat mengingkari nikmat Allah. (QS. Ibrahim Ayat 34) amalan muslimah. nasehat bagi wanita. sifat tercela wanita. israf dan tabdzir. Islamadalah agama fitrah, dimana kemaslahatan umum seiring dengan fitrah manusia dan kebahagiaannya. Jadi, Islam menuntun wanita muslimah agar menjadi manusia yang mulia dengan perintah menutup auratnya melalui berhijab. Selain itu juga larangan untuk bersolek yang menyebabkan laki laki yang bukan suami dan bukan mahramnya tergoda. Fitrahseorang muslimah juga menjadi madrasah pertama bagi anak-anaknya, bukan langsung mencarikan guru les atau orang lain. Karena hamil, melahirkan serta menyusui memang tidak bisa digantikan oleh laki-laki, sehingga bagi seorang perempuan haruslah menjadi ibu yang cerdas dan penyabar. Padaasalnya boleh bagi seorang muslimah berenang di kolam renang khusus muslimah selama tetap menjaga batasan-batasan syari'at , seperti misalnya seluruh wanita muslimah yang berenang di kolam renang tersebut menutup aurat mereka supaya pandangan tidak terjatuh pada sesuatu yang diharamkan. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: rSGj. Menjadi muslimah yang shalihah adalah peran seorang wanita dalam kehidupan beragama dan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut akan terwujud ketika memahami tugas dasar dan fitrah diri seorang muslimah seperti apa. Juga harus dapat menempatkan dirinya dalam keluarga, ligkungan serta pergaulannya. Muslimah yang sesungguhnya iyalah mereka yang malu ketika melakukan kesalahan dan melakukan dosa. BACA JUGA Do'a Istri, Pembuka Rezeki Suami Wanita dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat, memiliki kedudukan yang istimewa serta peran yang luar biasa, salah satu tugas petingnya adalah mencetak manusia-manusia masa depan yang shalih dan shalihah yang berguna bagi agama, bangsa dan negara. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW. النساء عماد البلاد اذا صلحت صلح البلاد وإذا فسدت فسد البلاد “Wanita adalah tiangnya negara. jika wanitanya baik, maka negara akan baik dan jika wanita buruk negara akan buruk”. Al Hadits Dari hadits tersebut dapat dipahami betapa wanita mempunyai peranan yang tinggi dalam suatu negara. Seakan wanita menjadi penentu negara itu baik atau tidak. Wanita adalah manusia yang lembut, dia tidaklah lemah, karena wanita bisa berdiri sendiri dan itu berhasil dalam kehidupannya. Kodrat wanita memang diciptakan lembut namun tugasnya sangatlah mulia, yaitu menjadi seornaag ibu yang mampu menciptakan kenyamanan dalam keluarga bahkan wanita pun terkadang bisa berperan menjadi ayah sekaligus, begitulah sosok wanita. Nabi shallallaahu alaihi wa sallam bersabda mengenai kaum wanita, الرجال شقائق النساء “Wanita adalah bagian dari pria.”HR. Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi. Allah menciptakan Adam, dan Allah menciptakan pula baginya pasangan untuk menentramkannya, dan menjadikan bagi keduanya mawaddah dan rahmah. Sehingga keduanya pada asalnya sama, namun berbeda dalam beberapa sifat. Allah Ta’ala berfirman وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالأنْثَى “Dan laki-laki tidaklah sama seperti perempuan”. QS. Ali Imran 36 Bukan berarti Allah menyamakan keduanya, maksudnya adalah antara laki-laki dan perempuan adalah sama-sama makhluk yang Allah ciptakan untuk taat kepadaNya. Namun tetap memiliki karakter serta tugas yang berbeda, meskipun wanita terkadang bisa melakukan pekerjaan laki-laki begitupun sebalikya tidak menjadikannya sama. Hakikatnya seorang muslimah iyalah memelihara dirinya serta suaminya, mengharap ridho Allah dan tidak bepergian tanpa izin tanpa didampingi keluarga atau mahromnya. “Maka wanita yang shalihah adalah wanita yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada bepergian”QS. An-Nisa’ 34. Wanita yang sudah memiliki suami hendaknya meminta izin dan ridho suaminya ketika melakukan hal apapun, termasuk ketika ingin keluar rumah harus dan wajib dengan izin suami. Karena fitrah seorang muslimah yaitu dirumah dan tidak dengan mudah berpergian tanpa ada izi atau dampingan dari keluarga atau mahromnya. Sebab tidak hanya akan menimbulkan fitnah itu juga akan menimbulkan keburukan terhadapnya. Fitrah seorang muslimah juga menjadi madrasah pertama bagi anak-anaknya, bukan langsung mencarikan guru les atau orang lain. Karena hamil, melahirkan serta menyusui memang tidak bisa digantikan oleh laki-laki, sehingga bagi seorang perempuan haruslah menjadi ibu yang cerdas dan penyabar. Selain sebagai seorang ibu dan istri ada pula peran publik yang di emban oleh seorang wanita, yaitu menjadi anggota masyarakat dan sebagai warga negara, dimana organisasi dan politik juga ada di dalamnya. Meskipun fitrah seroang muslimah adalah menjadi wanita yang taat terhadap agama serta suami namun menurut prinsip Islam wanita diperbolehkan menempati kedudukan tersebut. Dengan cataan dia diangap mampu untuk menjalankannya, sehingga peran sosial dan politik terlaksana. Kedudukan wanita dalam sistem negara sudah terbuka lebar, sehingga kualitas dan kapasitas wanita semakin maju, namun tetap jangan pernah melupakan kodratnya sebagai seorang wanita dan seorang muslimah. Sehingga bisa dikatakan bahwa walaupun kodrat wanita menjadi ibu rumah tangga atau hanya sekedar dirumah merawat anak dan di dapur, wanita haruslah tetap memiliki kecerdasan dan ketrampilan serta pendidikan yang tinggi, karena generasi masa depan akan baik ketika terlahir dari wanita yang baik. Wallahua’lam bisshawab. Sumber Foto pexels FOLLOW SOCMEDFB & IG TINTAHIJAUcomIG & YT TINTAHIJAUcom Narasumber Karima Ifha بِسْــــــــمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ, نَحْمَدُهُ, وَنَسْتَعِينُهُ, وَنَسْتَغْفِرُهُ, وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا, وَسَيِّئَاتِ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ, وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ puji hanya bagi Allah, kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya, kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri-diri kami dan kejelekan amal perbuatan kami. Barangsiapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menye-satkannya, dan barangsiapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya bersaksi bahwasanya tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwasanya Nabi Muhammad adalah hamba dan بَعْدفَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ, وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ, وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا, وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ, وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ, وَكُلُّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ. Sesungguhnya sebenar-benar perkataan adalah Kitabullah al-Qur’an dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad as-Sunnah. Seburuk-buruk perkara adalah perkara yang diada-adakan dalam agama, setiap yang diada-adakan dalam agama adalah bid’ah, setiap bid’ah adalah sesat, dan setiap kesesatan tempatnya di Neraka. •┈┈┈┈•⊰✿🧕✿⊱•┈┈┈┈•Seorang muslimah itu akan terhindar dari fitnah jika kembali pada fitrahnya. Dan apasih fitrahnya seorang muslimah itu?Fitrahnya seorang muslimah adalah “Di rumah” sebagaimana firman Allah dalam QS Al Ahzab 33“Dan hendaklah kamu tetap tinggal di rumah-rumah kalian dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu. Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai ahlul bait, dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.”Nah, dengan kita berada di rumah, kita jadi lebih terjaga Jangan berfikir kita dikurung seperti burung dalam sangkar karena mendengar perintah itu. Allah turunkan perintah itu karena Allah tu sayang banget sama kita. Makanya Allah mau menjaga & menghindarkan kita dari kehidupan fana penuh fitnah di luar dalam rumah bukan berarti tak berdaya, kita bisa melakukan apa yang dilakukan orang lain diluar sana. Misal, kalian mau berkarir bangunlah usaha sendiri di rumah yang nggak harus keluar rumah dan menjadi bos untuk diri sendiri. Di rumah kalian punya banyak banget kesempatan untuk membekali diri, memperbanyak wawasan dengan membaca buku-buku sirah Nabawiyah, kisah sahabat/sahabiyah yang pasti bisa demikian bukan berarti benar² nggak boleh keluar rumah ya…Seorang muslimah diperbolehkan keluar rumah kalau ada keperluan mendesak dan nggak melanggar syari’at. Seperti misal ke masjid untuk sholat atau menghadiri majlis ilmu. Dan perlu di catat, ketika seorang muslimah keluar rumah itu setan menghiasi nya bersama fitnah-fitnah nya, makanya kalau keluar rumah seperlunya aja, jangan lama² dan pastikan di dampingi mahromnya ya…Allah itu adil menciptakan lelaki dan wanita berbeda baik dari segi fisik maupun mentalnya. Fitrahnya lelaki memang di luar rumah untuk mencari nafkah, sedangkan kita para muslimah fitrahnya di rumah. Kalian jangan terkecoh dengan isu kesetaraan gender. Mau disetarakan kaya apapun akan tetap berbeda karena memang fitrahnya berbeda tapi bisa sama² melakukan hal yang mulia. Kalau yg udah nikah, Di rumah ada suami yang harus dilayani dan ditaati. Yang belum nikah ada orang tua juga yang perlu ditaati. Ada juga anak-anak yang harus ditarbiyah dengan baik. Ada harta suami/orang tua yang harus diatur dan dijaga sebaik-baiknya. Ada pekerjaan-pekerjaan rumah tangga yang butuh penanganan dan pengaturan. Semua itu pekerjaan yang mulia dan berpahala di sisi Allah Ta’ala. Para wanita muslimah harus ingat bahwa kelak pada hari kiamat mereka akan ditanya tentang amanah tersebut yang dibebankan dalam kondisi tertentu menuntut wanita untuk cari nafkah, diperbolehkan untuk para wanita muslimah keluar rumah untuk bekerja, tapi harus memperhatikan adab-adab keluar rumah sehingga tetap terjaga kemuliaan serta kesucian harga dirinya ya… semaksimal mungkin kita menghindari fitnah sih fitnahnya seorang muslimah?Fitnah terbesar di dunia ini adalah “kita” wanita. Sebagaimana hadis Nabi shallallahu alaihi wasallam yang diriwayatkan dari Usamah Bin Zaid. Beliau bersabda, مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ“Aku tidak meninggalkan satu fitnah pun yang lebih membahayakan para lelaki selain fitnah wanita.” HR. Bukhari 5096 dan Muslim 2740Apa yang melekat pada diri kita semuanya adalah fitnah, apalagi buat kaum lelaki itu bener² fitnah terbesar. Makanya Allah perintahkan kita menutup aurat sesuai syariat bahkan menetapkan fitrah kita itu di rumah, karena dengan begitu kita akan lebih aman, suci dan harga diri kita terjaga. Nggak cuma itu, dengan kita menutup aurat dengan sempirna dan di rumah, kita juga membantu saudara² ikhwan di luar sana untuk menjaga pandangan & syahwatnya loh…Nah, kita perlu tau ya kapan sih kita itu bisa jadi sumber fitnah?1. Ketika keluar rumahDalam sebuah hadist yg diriwayatkan oleh di sampaikan bahwa“Wanita adalah aurat. Apabila keluar disambut dipecantik oleh setan.”Jadi, kalau keluar rumah pastikan menutup aurat sesuai syariat, dan aurat wanita itu sama seperti ketika ia sholat. Pakaian longgar dan menutup seluruh tubuh. Menurut sabda Rosulullah kepada Asma’ Yang boleh terlihat dari seorang wanita yg sudah baligh itu cuma wajah & telapak tangan. Supaya nggak memfitnah dan difitnah ketika safar/bepergian sebaiknya wanita itu ditemani mahramnya. Sebagaimana sabda Rasulullah“Seorang perempuan yang beriman kepada Allah dan hari akhir tidak diperbolehkan menempuh perjalanan sehari kecuali disertai oleh laki-laki mahramnya.” HR. Muslim2. Ketika suami tidak di rumahDi antara cara syetan menggoda wanita, yaitu kalau suami nggak ada di rumah maka sang istri yang lemah imannya digoda syetan agar menerima tamu pria yang bukan mahramnya. Tentu ini jadi fitnah yang besar ya…Rasulullah Shallallahu’ailaihii wa sallam bersabda,“Janganlah kalian masuk kepada perempuan-perempuan yang ditinggal pergi suaminya. Karena sesungguhnya setan mengalir pada diri kalian semua dengan mengikuti aliran darah. Kami para sahabat bertanya, Termasuk engkau?’ Nabi shallallahu’alaihi wasallam menjawab, Termasuk aku. Akan tetapi Allah menolongku, sehingga aku selamat.” Hr. At Timidzi 3. Wangi tubuhnya wanitaYang bisa menimbulkan fitnah wanita itu bukan cuma wajahnya yg cantik ya, tapi juga aroma wanginya. Karena ada saja lelaki yg berhasrat hanya dengan mencium wangi tubuh seorang wanita. Makanya diturunkan perintah untuk tidak memakai wewangian bagi wanita meskipun untuk pergi ke masjid. Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,“Siapa saja wanita diantara kamu yang pergi ke masjid maka janganlah ia memakai wangi-wangian.” HR. MuslimDalam riwayat yg lain juga disampaikan bahwa Rosulullah Shollallohu’alaihi wasallam bersabda,“Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur.” HR. An-Nasa’i, Abu Daud, Tirmidzi, dan Ahmad.Jadi, alangkah baiknya kalau keluar rumah nggak usah pakai parfum. Kalau khawatir bau badan pakai tawas/trawas sebagai PakaiannyaPercaya atau enggak pakaian kita ini bisa juga jadi sumber fitnah baik dikalangan lelaki maupun wanita. Baiknya, pakaian yang kita pakai itu menutup aurat dengan sempurna dan nggak ditambah hiasan² yg tujuannya mempercantik pemakainya seperti memperlihatkan kalau pakai kalung/gelang dll. 5. LisannyaLisan wanita bisa menjadi sumber fitnah jika digunakan untuk bergosip dan berbicara mendayu-dayu di depan lelaki. Karena suara indah bisa membangkitkan syahwat lelaki. Jadi, kalau berbicara dengan lelaki, seperlunya saja dan yang tegas. Jangan dimanja-manjain ngomongnya Belum menikahNah yang terakhir ini menarik ya…Belum menikah, itu fitnahnya jauh lebih besar fitnahnya ya…Wanita yang sehat jasmani dan rohaninya, pasti berkeinginan menikah… Betul kan…?Makanya, kalau udah baligh dan mampu segeralah menikah. Kalau enggak maka fitnahnya bisa jadi lebih besar karena dia akan suka berdandan mempercantik diri, terus sering keluar rumah untuk cari perhatian, rela membuka aurat, keluar tanpa mahram, senang bergaul sama cowok dengan dalih cuma temenan, temen kalo bukan mahrom tetep dosa ya kalau sok asik tanpa hajat, kemudian juga jadi senang memakai parfum. Teman² pernah ngalamin? Istighfar sekarang juga, ya! Ingat sayangnya Allah sama kita, Maasya Allah nggak bisa di ungkapkan betapa besarnya cinta Allah ke kita itu…Lebih dahsyatnya lagi, di zaman sekarang ini dengan kemajuan teknologi seperti smartphone dan semisalnya, itu.. memudahkan para ikhwan dan akhwat untuk berhubngan padahal bukan mahramnya dan umunya berpusat pada urusan syahwat. Cuma basa basi, modus ingetin tahajud padahal semua itu tipu daya setan. Oleh karena itu…, solusinya bagi orangtua hendaknya segera mencarikan jodoh bagi putrinya yang sudah baligh & mampu. Atau inisiatif sendiri kalau dirasa diri kalian udh nggak tahan dengan gejolak cinta itu, bicarakan baik² sama orang tua kalau kalian ingin menjalankan sunnah Rosulullah yaitu menikah, ya…Baik nggak banyak ya yg bisa saya sampaikan, jika ada yg mau ditanyakan yg belum faham bisa ditanyakan, kita sama² du’ana…“Ya muqollibal qulub tsabbit qolbi alaa diinik Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.”Wallahu a’lam BishowabWassalamu’alaikum warahmatullahi Wabarokaatuh •┈┈┈┈•⊰✿🧕✿⊱•┈┈┈┈• SESI TANYA JAWAB•┈┈┈┈•⊰✿🧕✿⊱•┈┈┈┈• Nama Mutrofin KhasanahInstansi SMK Muhammadiyah BumiayuPertanyaan Bismillah, izin bertanya ukhti ifha🙏🏼 penampilan wanita itu kan bisa menjadi fitnah bagi lawan jenisnya. Sebenernya batas minimal memakai jilbab seorang wanita itu sampai mana? Kan ada yg bilang minimal sampai siku, tpi ada jga yg berpikiran yg penting menutup dada, tpi klo sekedar menutup dada kan dr belakang pun masih terlihat lekuk tubuhnya. Dan bagaimana caranya untuk mensehati tmn yg selalu mengelak, yg selalu beralasan bahwa apa yg dilakukannya itu sdh benar.🙏🏽JawabanWaalaikumussalam warohmatullah Wabarokaatuh Ukhty Mutrofin 🙂Batasan Aurat wanita yang sudah baligh itu seluruh tubuh kecuali wajah & telapak tangan. Seperti yg disabdakan Rasulullah ke Asma’.Adapun ketentuannya adalah longgar & tidak membentuk lekuk tubuh. Gamis longgar dan khimar menutup dada. Kalau gamisnya ada tali/kerutan pinggang, pakai khimarnya yg nutupin sampai paha. Jadi pastikan gamis longgar & nggak di model² supaya pemakainya terlihat seksi. Boleh pakai khimar sampai siku, tapi pastikan gamisnya longgar tanpa tali/ kita adalah ikhtiar untuk menasehati & menyampaikan kebenaran. Kalaupun mereka tak mau menerimanya itu bukan lagi urusan kita, itu urusan dia & Allah. Allah yg maha membolak-balikkan hati hambanya. Semoga hidayahnya senantiasa ditujukan kepada kita semua sehingga kita mau menerima nasehat² atas kebenaran agama ini 😊•┈┈┈┈•⊰✿🧕✿⊱•┈┈┈┈•Pertanyaan dari FulanahBismillahUkh kan ana masih sekolah, dan biasanya ke sekolah naik angkot Dan kadang naik Ojeg. Lalu apakah Boleh Ukh Menaikinya Dalam keadaan terdesak Karena dirumah tdk ada Orang yg bisa mengantar sampai sekolah . Trmksh Ukh🙏🏻JawabanWaalaikumussalam warohmatullah WabarokaatuhDalam keadaan darurat silahkan, namun tetap jaga adab & akhlak. Pandai² menjaga diri di angkot usahakan cari tempat duduk yg bersebelahan dgn sesama akhwat, begitu juga ojek usahakan cari ojek akhwat. Karena setan itu teramat cerdas menggoda manusia•┈┈┈┈•⊰✿🧕✿⊱•┈┈┈┈•Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhNama Erni Indah SariInstansi SMk Muhammadiyah LaranganPertanyaan Gimana sih cara mengahapi orang tua yang engga mendukung kita untuk berubah…Kan kita sebagai seorang muslim khususnya kita wanita harus bisa menutup aurat dengan baik dengan cara memakai pakean longgar dan memakai jilbab/ krudung, lah di situ kadang orang tua ngomongin mau apa sih pake pakean gitu terus sih kan engga mau kemana mana?, mau keluar rumah aja padahal deket pake krudung, kan itu kadang bikin kita jadi patah semangat untuk berubah terus gimana cara nangepinya untuk masalah seperti itu kaMaaf ka klo banyak kata kata yang salahJawabanWaalaikumussalam warohmatullah WabarokaatuhMusyawarah & kasih orang tua penjelasan yg logis secara perlahan. Karena sebenarnya nggak ada orang tua yg mau anaknya salah jalan. Pasti pengen punya anak baik² shalihah. Mereka bukannya nggak ijinin, mereka cuma khawatirkan kita khawatir cemoohan orang lain, khawatir kamu tugas kamu meluruskan bahwa perintah menutup aurat itu tidak ada jadwal khususnya. Setiap saat aurat wajib dijaga. Zaman mereka beda sama kita, jadi pelan² aja kasih taunya. Kalo pengen sekali kasih tau mereka paham nggak mudah juga. Jadi semua itu butuh proses. Semangat ya… Tunjukkan bahwa kamu bisa bawa mereka ke surga •┈┈┈┈•⊰✿🧕✿⊱•┈┈┈┈•Wallahua’lam… Women have a role in da'wah according to their abilities. He has a role in amar ma'ruf nahi mungkar according to the level of his abilities. He can preach in Housing with other Muslim women, or in his area, or on the road, or in the market or in other places he is able to do amar ma'ruf nahi mungkar and da'wah. Of course in a way that has good wisdom and advice and continues to cover the hijab that is shar'i, and evaluates the provisions for the Muslim women that Allah has for them. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free PERAN WANITA MUSLIMAH DALAM DAKWAHHardika Saputra**Dosen IAI Agus Salim Metro Lampung*Guru SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan MetroAbstract. Women have a role in da'wah according to their abilities. He hasa role in amar ma'ruf nahi mungkar according to the level of his abilities. Hecan preach in Housing with other Muslim women, or in his area, or on theroad, or in the market or in other places he is able to do amar ma'ruf nahimungkar and da'wah. Of course in a way that has good wisdom andadvice and continues to cover the hijab that is shar'i, and evaluates theprovisions for the Muslim women that Allah has for Role, Women, Da’wahAbstrak. Wanita punya peran dalam dakwah sesuai dengankemampuannya. Ia punya peran dalam amar ma'ruf nahi mungkar sesuaidengan kadar kemampuannya. Ia bisa berdakwah di Perumahan bersamapara Muslimah yang lain, atau di daerahnya, atau di jalan, atau di pasaratau di tempat-tempat lain yang ia mampu lakukan amar ma'ruf nahimungkar dan dakwah. Tentunya dengan cara yang hikmah dan nasihatyang baik dan tetap melazimi jilbab yang syar’i, serta melazimi ketentuan-ketentuan bagi Muslimah yang Allah syariatkan bagi mereka..Keyword Peran, Wanita, Dakwah PERANAN WANITA MUSLIMAH DALAM DAKWAHDalam Surat Al Imran Ayat 104 Allah SWT berfirman “Dan hendaklah adadiantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruhkepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar.”Kata min dari minkum diartikan sebagai tambahan atau pelengkap danbukan untuk menyatakan sebahagian. Dengan demikian objek ayatnya adalahseluruh kaum muslimin dari berbagai kelompok baik profesi, organisasitermasuk kelompok laki-laki dan wanita. Jadi, wanita muslimah jugabertanggung jawab atas berlangsungnya gerakan da’wah sering dikaitkan dengan berbicara dibalik mimbar, memberikanceramah keluar rumah atau bahkan keluar daerah. Belum dikatakanberdakwah jika belum ceramah keluar rumah, terutama bagi kaum terdapat anggapan bahwa seorang muslimah yang hanya diamdirumah dan tidak berceramah keluar rumah belum disebut seorang muslimah yang mendidik anaknya membaca Al Qur’an,mengurus rumah tangga dan hal lain yang bermanfaat, adalah sebuah kerjadakwah. Karena mendidik anak bukanlah permasalahan sepele tetapi bahkanhal sangat berguna bagi tugas dakwah islam kedepan, yaitu mempersiapkankader-kader Islam kedepan yang lebih baik. Hal itu juga merupakan suatu kerjadakwah yang tidak boleh disepelekan muslimah yang menjadi seorang aktivis dakwah atau sebagaimurrobbiyah karna tugas dakwah tertentu seorang muslimah perlumeninggalkan rumahnya. Hal ini tak jadi masalah apabila ia ditemani olehmahramnya. Dalam keadaan darurat dan dalam keadaan yang masuk kategoriaman ia dapat pergi sendirian. Tetapi hendaknya hal ini jangan dijadikansebuah kebiasaan yang dianggap enteng. Hendaknya wanita dapat mengukurdiri dan menimbang-nimbang dari segi manfaat dan mudharatnya. Dari Abu Musa Radhiyallahu’anhu, ia berkata, “Tidaklah kami, parasahabat Rasulullah SAW mendapati masalah dalam suatu hadits lalu kamibertanya kepada Aisyah Radhiyallahu’anhu melainkan kami mendapatkan darisisi beliau ilmu tentang hal itu.” Para sahabat dan tabi’in biasa mendatangiAisyah Radhiyallahuanha untuk mendengar hadits-haditsnya dari balik hijab.Dari hal itu kita bisa tau bahwa tanpa mengurangi kepribadian dan karakter seorang Muslimah secara fitrah dan syar’i Aisyah Radhiyallahuanha dapatmembagikan ilmu yang beliau dapat dari Rasulullah SAW. Kita tak dapat menyatakan suatu skala prioritas bagi seorang muslimah,apakah ia lebih mementingkan tugas dakwah diluar rumah daripada tugas-tugas rumah tangganya atau sebaliknya. Sebab, sebagaimana telah dinyatakandiatas, mendidik anak dan mengurusi rumah tangga adalah tugas dakwah penting bagi mereka ialah senantiasa meniatkan segala pekerjaannya,didalam atau diluar rumah, bagi kemaslahatan Islam dan ummatnya. Namundemikian perlu juga diperhatikan masalah tanggungjawab seorang muslimah,terutama bagi mereka yang telah berumah tangga. Islam telah membebaskanwanita dari kewajiban nafkah, tetapi Islam membebani wanita dengantanggungjawab mengenai pemeliharaan dan pengelolaan keluarga dari di dalamnya mengurus dan membimbing anak. Wallahu alam. Artikel Pernah Dimuat Dalam website Islami Daftar PustakaAzmi Jasmi, Kamarul, dkk. Wanita dalam Dakwah dan Pendidikan. Malaysia UTM Pers,2008. Ahmad Al Alaf, Abdullah. Kiprah Dakwah Muslimah. Solao Pustaka Arafah, 2008. ResearchGate has not been able to resolve any citations for this has not been able to resolve any references for this publication. loading...Perhiasan terindah bagi perempuan muslimah adalah rasa malu. Foto ilustrasi/pinterest Fitrah perempuan adalah ingin tampil indah dan cantik. Biasanya untuk tampil cantik ini, perempuan menghias dirinya dengan berbagai perhiasan baik yang berupa emas, perak, maupun bebatuan yang kini menjadi bagian dari tren. Perhiasan memang merupakan bagian dari sifat-sifat wanita. Secara syariat pun perhiasan adalah halal dipakai kaum wanita ternyata ada perhiasan atau mahkota terindah yang layak disematkan untuk perempuan muslimah ini. Perhiasan terindah dari semua perhiasan wanita itu adalah "rasa malu'. Islam menggambarkan wajah yang dihiasi dengan rasa malu bagaikan permata yang tersimpan dalam sebuah bejana bening. Tidak ada seorang pun yang memakai perhiasan lebih indah dan memukau daripada perhiasan rasa malu. Anas bin Malik rhadiyallahu'anhu meriwayatkan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam yang berkata "Tidak ada sifat keji yang melekat pada sesuatu kecuali ia akan memperburuknya. Tidak ada rasa malu yang melekat pada sesuatu kecuali ia akan menghiasinya".Rasa malu adalah sifat yang mulia. Rasa malu, seluruhnya adalah kebaikan. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam merupakan profil yang menjadi panutan dan tauladan dalam perihal rasa malu. Bahkan sampai disebutkan bahwa beliau lebih pemalu dari gadis pingitan yang berada dalam kamarnya. Rasa malu adalah akhlak yang mulia, akhlak yang dimiliki oleh orang-orang yang baik. Baca juga Adab dan Tata Krama Berbicara Muslimah Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW Setiap orang yang memiliki rasa malu niscaya akan tercegah dari perkara-perkara yang buruk dan jelek yang dimurka oleh Allah Ta'ala dan Rasul-Nya serta dibenci oleh manusia. Rasa malu itu lahir karena seseorang merasa selalu diawasi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hal itu bisa tewujud karena mengenal dzat Allah melalui nama-nama dan sifat-sifat Nya yang Maha Mulia dan Agung. Seseorang akan malu kalau Allah melihatnya berbuat keburukan dan kejelekan. Maka dia berupaya menghindari perkara-perkara yang buruk dan jelek disebabkan rasa malu kepada Allah Ta’ala, walaupun secara tabi’at dan watak, dia bisa dan mungkin biasa melakukan keburukan dan kejelekan perempuan yang fitrahnya tercipta sebagai mahkluk terindah di dunia ini, kemudian Allah mengkaruniakan hidayah padanya maka inilah hal yang paling indah dalam hidup. Namun sayang, sebagian dari perempuan banyak yang tidak menyadari betapa berharga dirinya. Sehingga banyak dari mereka justru merendahkan dirinya dengan menanggalkan rasa malu. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda; “Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.” HR. Ibnu Majah Sabda Rasullullah yang lain, bersabda; “Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lain pun akan terangkat.”HR. Al HakimBegitu jelas Rasulullah SAW memberikan teladan bahwasanya rasa malu adalah identitas akhlak Islam. Bahkan rasa malu tak terlepas dari iman dan sebaliknya. Terkhusus bagi seorang muslimah, rasa malu adalah mahkota kemuliaan bagi dirinya. Rasa malu yang ada pada dirinya adalah hal yang membuat dirinya terhormat dan dimuliakan. Ketika para perempuan menyadari fitrahnya, maka dia akan paham bahwasanya rasa malu itu pun menjadi hak yang berilmu akan menghiasi dirinya dengan malu kapan dan dimanapun ia berada, dengan Ilmu yang ia miliki ia mampu mengolah hatinya agar tidak terperosok dalam syubhat-syubhat serta godaan-godaan yang dapat menghilangkan dirinya dengan rasa malu, lisannya senatiasa terjaga dengan tutur kata berkualitas serta zikrullah dan malu tetap menghiasinya. Namun sayang, di zaman ini rasa malu pada wanita telah pudar, sehingga hakikat penciptaan wanita—yang seharusnya—menjadi perhiasan dunia dengan kesalehaannya, menjadi tak lagi bermakna. Sebab hilangnya rasa malu inilah yang menyebabkan banyaknya wanita yang menghias dirinya dengan berlebihan ketika keluar sebab merebaknya kemaksiatan di zaman ini pun terkait wanita adalah karena telah hilangnya malu sebagai mahkota kemuliaannya bagi wanita. Bahkan banyak yang rela menelanjangi dirinya sekaligus menanggalkan rasa malu sebagai sebaik-baik mahkota di dirinya hanya demi pujian atau sanjungan manusia. Baca juga Amalan Sunnah Sehari-hari yang Sering Terlupakan Sebagai muslimah , tentu kita ingin mendapat mahkota dan perhiasan terindah ini. Untuk itu upayakan selalu rasa malu ini tumbuh dalam hati dan perilaku. Rasa malu dapat diupayakan dengan cara 1. Melihat betapa banyak nikmat dan karunia Allah Ta'ala yang diberikan kepada Melihat betapa kurangnya kita memenuhi hak-Nya dan melaksanakan hal-hal yang diwajibkan-Nya kepada kita, baik melaksanakan perintah-Nya atau menjauhi Mengetahui dan berusaha memunculkan kesadaran bahwa Allah melihat setiap keadaan dan gerak-gerik kita di setiap saat dan dimanapun kita berada. Tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi Apabila perasaan ini telah terkumpul dalam hati sanubari seorang hamba, ia akan merasakan rasa malu yang begitu kuat kepada Allah Ta’ala. Lalu dari sifat malu inilah muncul kebaikan-kebaikan A'lam wid Wanita dikatakan sebagai perhiasan dunia, dan perhiasan dunia terbaik adalah sosok wanita shalihah. Karena itulah jika Anda ingin menjadi wanita terbaik maka pastikanlah untuk menjadi wanita shalihah. Sebagai umat muslim, menjadi sosok perempuan shalihah tentunya bukan perkara mudah. Menjadi wanita shalihah harus dibentuk kepribadiannya dari kecil, Pasalnya ada beberapa hal yang harus dipenuhi sebagai salah satu kewajibannya. Beberapa hal tersebut berkaitan dengan sikap yang dimilikinya. Ingin tahu apa saja? Simaklah uraian penjelasannya berikut ini  Sikap dan ciri-ciri wanita shalihah1. Beriman 2. Menjaga air wudhu dan sholat lima waktu 3. Menjaga hijab dan menutup aurat 4. Taat pada suami 5. Mendidik anak untuk taat pada Allah 6. Tidak berkhalwat atau berduaan dengan lelaki lain 7. Tidak menyerupai atau seperti laki-laki8. Menyeru pada jalan yang baik 9. Menjaga hati 10. Memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya 11. Memiliki rasa malu12. Sabar 13. Betah untuk tinggal di rumahSebutkan Sikap dan ciri-ciri wanita shalihah?Mengapa menjaga hijab dan menutup aurat sangat penting untuk wanita muslimah?Kenapa wanita lebih baik tinggal dirumah daripada beraktivitas diluar rumah?Sikap dan ciri-ciri wanita shalihahWanita shalihah hadir dengan beberapa sikap istimewa. Sikap tersebut mencerminkan jati dirinya sebagai perempuan terbaik dan tentunya menjadi ciri-ciri utama yang dimilikinya. Berikut uraian penjelasannya  1. Beriman Photo by Mohamed Nohassi on UnsplashCiri pertama dari wanita shalihah yang menjadikannya sebagai sosok perempuan terbaik adalah sikapnya yang beriman, baik itu beriman pada Allah SWT sebagai Tuhan YME atau bahkan beriman kepada Nabi Muhammad SAW sebagai rasulnya. Sebagai pribadi yang beriman tentunya perempuan tersebut pun akan berpedoman pada ajaran agama islam selama hidupnya. Hal ini bahkan ditunjukkannya melalui setiap perkataan atau bahkan perbuatan yang dilakukannya. karena itulah mereka yang beriman umumnya akan banyak mengerjakan hal baik sebagai amalan yang dapat diperbuatnya selama Tidak hanya itu, perempuan shalihah yang beriman juga sangat takut akan murka Allah SWT. Karena itulah mereka menjauhi apa pun yang memang dilarang untuk dilakukan oleh umatNya. Bahkan mereka paham betul bahwa jika mereka melakukan kesalahan sedikit saja, maka siksa yang pedih akan segera menantinya. Oleh sebab itu, wanita atau perempuan yang beriman tentunya tidak akan melakukan hal yang menyimpang dari ajaran agama islam dalam 2. Menjaga air wudhu dan sholat lima waktu Menjadi perempuan terbaik dan shalihah tentunya tidak akan melepaskan kewajiban yang harus dijalaninya. Dalam hal ini mereka akan selalu menjaga air wudhu yang dimilikinya dan tentu saja mereka pun akan berusaha untuk selalu menunaikan sholat lima waktu secara tepat waktu dan dalam kondisi khusyuk. Mereka pun tidak akan terganggu dengan hal apa pun yang dapat melalaikan ibadah sholat yang dilakukannya, sehingga buah dari ibadah itu pun akan nampak jelas padanya. Hal ini ditandai dengan keberadaan dirinya yang dapat terhindar dari beragam jenis perbuatan keji serta munkar. Bahkan dengan mengutamakan sholat, maka perempuan shalihah pun akan terhindar dari beragam perbuatan maksiat yang mungkin saja akan 3. Menjaga hijab dan menutup aurat Ciri selanjutnya dari wanita atau perempuan muslim adalah keberadaan mereka yang hadir dengan menutup aurat dalam hal ini berjilbab. Bahkan mereka umumnya menjaga hijabnya dengan senang hati dan tanpa paksaan. Dengan kata lain, mereka tidak akan keluar kecuali dalam keadaan berjilbab dengan rapi dan menutup aurat. Menutup aurat juga menjadi cerminan dirinya sebagai perempuan terbaik yang pandai bersyukur. Karena secara tidak langsung mereka telah bersyukur atas kehormatan yang diberikan oleh Allah SWT. Bahkan dengan berhijab mereka juga telah menjaga kesucian yang dimilikinya4. Taat pada suami Photo by Ramiz Dedaković on UnsplashJika Anda seorang wanita yang telah menikah, maka menjadi sosok perempuan terbaik dapat Anda tunjukkan dengan mentaati apa yang dikatakan suami. Dalam hal ini, umumnya sikap tersebut ditandai dengan tindakan seiya sekata, menyayanginya, kemudian mengajaknya dalam kebaikan, saling menasehati, menjaga kesejahteraan, tidak mengeraskan suara atau bahkan berkata yang tidak baik padanya juga tidak menyakiti hatinya. Karena sejatinya surganya seorang istri shalihah ada pada Sementara itu, jika Anda seorang wanita muslimah yang belum menikah, maka taatilah kedua orang tua. Karena surga yang Anda inginkan itu berada pada ridho kedua orang tua, terutama ibu. Untuk itu, pastikanlah Anda menyayangi mereka dan melakukan setiap hal baik yang 5. Mendidik anak untuk taat pada Allah Bagian selanjutnya yang juga dapat menunjukkan ciri-ciri bahwa Anda adalah perempuan shalihah terbaik adalah menjadi sosok terbaik bagi anak-anak yang Anda miliki. Dalam hal ini, pastikan untuk mendidik anak-anak agar mereka menjadi pribadi yang taat pada Allah SWT. Hal ini dapat Anda lakukan dengan mengajarkan aqidah yang baik dan benar. Selain itu, tanamkan pula rasa cinta ke dalam hatinya pada Tuhan YME yaitu Allah SWT serta rasulullah Nabi Muhammad SAW. Pasalnya dengan rasa cinta yang tertanam dalam diri mereka, maka anak-anak Anda pun dapat terhindar dari maksiat serta beragam perilaku atau tindakan tercela dengan lebih Dalam salah satu ayat Al-Qur’an bahkan telah dinyatakan dengan jelas bahwa orang yang beriman di antaranya wanita shalihah diwajibkan untuk menjaga diri serta keluarga yang dimilikinya dari api neraka yang mana bahan bakarnya pun terdiri dari pada manusia 6. Tidak berkhalwat atau berduaan dengan lelaki lain Sebagai seorang muslimah, tentunya Anda pun harus tahu bahwa seorang wanita shalihah tidak akan pernah melakukan perjalanan jauh terkecuali jika perjalanan tersebut dilakukan bersama dengan mahramnya. Bahkan mereka pun dilarang untuk menghadiri pasar atau bahkan tempat umum terkecuali jika berada dalam kondisi terdesak dan itu pun dapat dilakukannya jika ia menutup diri dengan hijab secara Berbicara mengenai tindakan barkhalwat atau berdua-duaan juga telah ditegaskan oleh Nabi Muhammad SAW melalui sabdanya yang menyatakan bahwa jika seorang wanita berdua-duaan atau berkhalwat dengan seorang lelaki, maka sudah dapat dipastikan bahwa setan akan menjadi pihak ketiga di antaranya Dalam hadis lainnya, Nabi Muhammad SAW juga menjelaskan bahwa wanita dilarang untuk melakukan perjalanan dengan jarak yang sangat jauh seperti halnya perjalanan yang menghabiskan waktu sehari semalam. Terkecuali jika perjalanan tersebut dilakukan beserta 7. Tidak menyerupai atau seperti laki-lakiWanita terbaik juga tidak akan menunjukkan sikap yang menyerupai laki-laki. Dalam hal ini mereka tidak akan menyerupai hal-hal khusus yang menjadi ciri-ciri dalam diri laki-laki. Karena seperti yang Anda tahu, Allah SWT pun bahkan melaknat siapa saja wanita yang menyerupai laki-laki dan tentunya laki-laki yang juga menyerupai Selain itu, perempuan atau wanita shalihah juga tidak akan tampil menyerupai wanita kafir, utamanya dalam hal-hal yang menyerupai mereka. Baik itu dari ciri berpakaian, tingkah laku atau pun gerak-gerik yang 8. Menyeru pada jalan yang baik Ciri selanjutnya yang ditunjukkan oleh perempuan shalihah sebagai wanita terbaik adalah mereka selalu menyeru pada kebaikan. Seperti halnya ditunjukkan melalui perkataannya yang baik di antara sesama muslim dan wanita shalihah lainnya, berkunjung pada saudaranya atau bersilaturahmi dengan sesama saudara muslim, saling berhubungan dengan cara yang baik entah itu dengan menggunakan alat komunikasi seperti halnya melalui telepon atau bahkan Selain itu, wanita yang baik juga akan melakukan apa yang telah dikatakannya, utamanya dalam hal kebaikan. Kemudian menjaga diri serta seluruh anggota keluarganya untuk berada di jalan yang lurus. Dalam hal ini, perempuan tersebut akan berusaha untuk menjaga diri dan keluarga serta menghindari siksa Allah 9. Menjaga hati Photo by Giulia Bertelli on UnsplashSelain tindakan menjaga diri yang dilakukan dengan cara menutup aurat, sifat terbaik juga ditunjukkan oleh perempuan shalihah dengan menjaga hati yang dimilikinya. Dalam hal ini proses menjaga hati tersebut ditunjukkan dengan cara menahan diri dari syubhat maupun syahwat. Bahkan mereka juga menjaga mata yang dimilikinya agar tidak melihat hal-hal yang memang diharamkan untuknya. Hal ini sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Allah SWT dalam ayat Al-Qur’an yang menyatakan untuk menjaga pandangan, kemaluan, serta tidak menampakan perhiasan terkecuali apa yang memang ada pada Selain itu, wanita shalihah juga dapat menjaga fajrinya dengan tidak mendengarkan hal-hal yang dapat membuatnya berdosa. Kemudian memelihara semua bagian tubuh yang dimilikinya dari hal-hal menyimpang yang dilarang oleh Allah SWT. Dengan melakukan hal tersebut, maka dirinya telah 10. Memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya Sebagai umat muslim yang bersyukur atas setiap nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT, maka tidak pantas jika setiap waktu yang berlalu dihabiskan secara percuma dengan melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat. Untuk itu, perempuan terbaik tentunya akan memanfaatkan waktu yang dimilikinya dengan sebaik-baiknya, entah itu pada pagi hari, siang atau bahkan malam Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghabiskan waktu dengan tidak sia-sia adalah menghindarkan diri dari kegiatan ghibah atau menggunjing, kemudian namimah atau tindakan mengadu domba, mencaci maki dan juga beragam tindakan yang tidak memberikan manfaat 11. Memiliki rasa maluRasa malu yang ada pada diri perempuan dikenal sebagai fitrah yang bahkan tidak dapat dipisahkan antara satu dengan lainnya. Bahkan dengan rasa malu yang dimilikinya, maka akhlak pun akan muncul dan dapat menghindarkannya dari beragam perbuatan tercela. Dengan kata lain, melalui rasa malu yang ada pada dirinya maka perempuan tersebut dapat menghilangkan keburukan, menghentikannya dari sifat lalai atau bahkan mencegah munculnya perilaku buruk yang dilakukan pada orang Merujuk pada hal tersebut, maka malu pun dapat dikatakan sebagai salah satu sikap wanita yang masuk pada kategori dari akhlak mulia. Apalagi jika sikap tersebut digunakan dalam hal yang baik dan berada pada batasan yang baik 12. Sabar Sikap yang satu ini tidak hanya wajib dimiliki kaum wanita saja, tetapi sebagai umat muslim yang beriman tentunya semua orang termasuk laki-laki pun harus menjadi pribadi yang sabar. Bagi wanita shalihah, sabar menjadi sikap yang wajib untuk dimiliki utamanya ketika mereka ada dalam posisi tertentu. Seperti halnya bagi para ibu rumah tangga yang tentunya harus barsabar dalam menghadapi berbagai macam tingkah yang ditunjukkan oleh anak-anaknya atau bahkan menghadapi keluh kesah yang dilontarkan oleh 13. Betah untuk tinggal di rumahSeperti yang Anda ketahui, saat ini banyak wanita yang melakukan aktivitas di luar rumah. Hal ini berkaitan dengan pekerjaan yang harus dilakukannya di luar ruangan. Padahal bagi wanita shalihah, akan lebih baik jika mereka berada di dalam rumah. Pasalnya dengan berdiam diri di dalam rumah, maka mereka pun akan terhindar dari beragam hal yang mungkin membahayakan Dari penjelasan di bagian atas tadi dapat Anda lihat bahwa menjadi wanita shalihah tentunya dibutuhkan cara khusus yang menjadikannya berbeda dengan wanita lain. Karena itulah sifat wanita muslimah terbaik tentunya hanya dimiliki oleh wanita shalihah Sebutkan Sikap dan ciri-ciri wanita shalihah? Beriman, menjaga air wudhu dan sholat lima waktu, menutup hijab dan menutup auratMengapa menjaga hijab dan menutup aurat sangat penting untuk wanita muslimah? Karena secara tidak langsung mereka telah bersyukur atas kehormatan yang diberikan oleh Allah SWT. Bahkan dengan berhijab mereka juga telah menjaga kesucian yang dimilikinyaKenapa wanita lebih baik tinggal dirumah daripada beraktivitas diluar rumah? Dengan berdiam diri di dalam rumah, maka mereka pun akan terhindar dari beragam hal yang mungkin membahayakan dirinya.

fitrah seorang wanita muslimah